Showing posts with label hikmah. Show all posts
Showing posts with label hikmah. Show all posts

Tuesday, 16 August 2011

Corpus Callosum dan Perempuan Multitasking

Perempuan, kalau boleh saya membanggakan diri.... Tiga hal  ini diberikan pada saya (dan insyaAlloh pada semua perempuan):
1. Rahim
2. Ketajaman rasa
3. Copus callosum yang unik....

Corpus callosum? Saya juga baru menyadarinya pada suatu kajian Ramadhan. Subhanalloh... setelah ketajaman rasa dan memiliki rahim, ternyata ada satu hal lagi keistimewaan yang diciptakan Tuhan untuk perempuan. Corpus Callosum yang lebih lebar dibanding pria.
Corpus Callosum adalah bagian otak berwarna putih yang memiliki serat-serat yang menghubungkan dua hemisphere otak, yakni bagian otak kognitif dan bagian otak motorik. 

Thursday, 28 July 2011

Kelasku Makin Kecil...

Ini kelasku..., mereka murid-muridku...

Lho koq cuma 5 orang?
Ini adalah kelas yang menakjubkan... (Eh tidak, buatku setiap kelas selalu menakjubkan... Setiap anak punya keajaiban...) Tapi mereka benar-benar anak-anak yang penuh inspirasi, subhanalloh...
Capeknya seperti apa, belajar bersama mereka selalu menjadi pengalaman baru untukku, baru, baru dan selalu baru... Seperti celotehan mereka ini...
"Bu, snacknya kami bawa ya?"
"Boleh... kan udah ditawarin dari tadi..."
"Bukan untuk kami, untuk ikan..."
"Wah ikan kesayangan kalian yang di kolam itu ya?" (saya pun tersenyum)
"Kasian Bu, mereka kelaparan..." (celetuk Kholid bersungut-sungut)
"Iya Bu, pasti kalau kami ga ke sini ga ada yang ngasih makan..." (Aldi menimpali)
"Tiap kami kasih makan ikannya pada rebutan, pasti lapar banget..." (dan mereka pun berebut protes tentang ikan kesayangan mereka yang kelaparan...)


 Aku mencoba menjelaskan,
"Lho, kan udah ada petugasnya... Ikan-ikan itu dikasih makan lho tiap hari ama petugasnya... Ikan beda dengan manusia... Manusia sudah kenyang kalau ditawari makan lagi pasti menolak... Kalau ikan-ikan itu... pasti mereka kangen ama kalian, seneng kalian datang... Jadi kalo kalian ngasih makan langsung pada rebutan... Kalian kan artis... " (jawabku setengah bergurau...)

Hahay, anak-anak ini memperjuangkan ikan kesayangan mereka...

Itu hanya sepenggal kisah dari hari-hariku bersama mereka. Tetapi, hal paling menyebalkan dari profesi ini adalah ketika harus menyeleksi mereka... Benar-benar menyebalkan! Mereka tadinya 20 anak, tersisa 5 anak, dan setelah ini hanya akan ada 3 anak.
Kelasku akan benar-benar makin kecil... Setiap tahun seperti ini, seharusnya aku terbiasa... Tapi tetap saja terasa menyebalkan :-(

Tetapi aku pun selalu berpesan pada mereka,
Seandainya kalian lolos, maka itu adalah amanah untuk kalian agar terus berjuang. Jalan ini masih panjang, ojo lengah, ojo dumeh... Seandainya kalian tidak lolos, kecewa sedikit yo ora opo-opo... Tapi jangan kecewa berkepanjangan. Kalian sudah melangkah sejauh ini tidak akan ada yang sia-sia.... Kalian semua adalah juara... Teruslah menjadi juara.... dalam hidupmu, juara untuk ayah ibumu....


PS: Ssst, kalian semua juga juara di hatiku.. Tau gak, aku belajar banyak lho dari kalian :-)

Sunday, 10 July 2011

Ketika Ibu Tidak Dapat Memahami Maksudmu

"Ah Ibu tidak akan pernah mengerti maksudku...! "
"Capek deh nerangkan ke mama..."
"Ma, aku maunya begini... kalau mama ga mau ngerti YA SUDAH! "

Sunday, 26 June 2011

Dua Kotak dari Rabb-ku

Hikmah bisa datang kapan dan dimana saja. Hari ahad ini saya meniatkan potong rambut. Entahlah, akhir-akhir ini rasanya terlalu banyak masalah. SUNTUK. Lho, apa hubungannya potong rambut dengan banyak masalah ya? Hehe, sebenarnya ga ada juga sih. Sekedar mencari alasan untuk terasa lebih "ringan" mungkin ya? (tapi gawat juga kalo keseringan begini, bisa-bisa gundul!)
Akhirnya saya pun mendarat di salon dekat rumah. Seperti biasa, sambil menunggu giliran saya pun membolak-balik sebuah majalah usang. Hix, saya tidak begitu familiar dengan nama majalah ini, jadi tidak terekam dg baik di memori saya. Tetapi ada satu artikel yang begitu tertambat di hati saya. Saya kutipkan semampu saya di blog ini... DUA KOTAK DARI RABB-KU